
Di balik setiap tangis pertama seorang bayi, tersimpan perjuangan luar biasa seorang ibu. Rasa sakit, cemas, lelah dan harap menyatu dalam detik-detik yang menentukan. Dengan napas yang tertahan dan doa yang tak putus, seorang ibu mempertaruhkan segalanya demi satu anugerah terindah: kehidupan.
Di ruang bersalin RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA), perjuangan itu tidak pernah berjalan sendiri. Para bidan hadir dengan ketulusan dan profesionalisme, menggenggam tangan ibu, memberi semangat di sela kontraksi, serta memastikan setiap proses persalinan berlangsung aman dan bermartabat. Sentuhan lembut dan kata-kata penguat menjadi bagian dari ikhtiar, sementara keahlian dan pengalaman menjadi penjaga keselamatan ibu dan bayi.
Saat tangis pertama itu terdengar, air mata haru pun jatuh. Bukan hanya karena rasa lega, tetapi karena cinta yang akhirnya berwujud. Di momen itulah, lahir bukan hanya seorang bayi, tetapi juga seorang ibu yang baru, lebih kuat, lebih sabar, dan penuh kasih.
Pada peringatan Hari Ibu ini, kami menghaturkan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh ibu atas pengorbanan dan cintanya yang tak pernah terukur, serta kepada para bidan yang dengan setia mengabdi menjadi saksi, penolong, dan penguat di awal kehidupan.
Selamat Hari Ibu, untuk setiap ibu yang berjuang melahirkan dengan cinta, dan setiap bidan yang melayani dengan hati. Humas-2025

